Bahasa: Indonesia

KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

Portal informasi, kebijakan, dan layanan di bidang pemerintahan dalam negeri.

Jelang Nataru, Mendagri dan Menhub Matangkan Pengamanan dan Pengendalian Inflasi

Dipublikasikan: 23 November 2025  | 23:02 WIB Penulis: Kemendagri RI
Jelang Nataru, Mendagri dan Menhub Matangkan Pengamanan dan Pengendalian Inflasi

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menggelar pertemuan terkait berbagai langkah persiapan menghadapi momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pertemuan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (21/11/2025), dan membahas sejumlah aspek strategis, mulai dari transportasi, keselamatan, cuaca ekstrem, hingga pengendalian inflasi.

Mendagri menegaskan bahwa periode Nataru selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Selain kegiatan perayaan, banyak warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berlibur. “Jadi selain pulang kampung, masyarakat banyak yang bergerak menuju berbagai destinasi wisata,” ujarnya.

Oleh karena itu, Mendagri menekankan perlunya langkah antisipatif agar pergerakan masyarakat berjalan aman dan tertib. Ia menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan mutlak diperlukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di tempat publik, lokasi wisata, dan jalur transportasi utama.

Selain aspek pengamanan, Mendagri juga menyoroti perlunya menjaga kestabilan harga menjelang Nataru. Pada periode tersebut, tingkat konsumsi masyarakat biasanya meningkat sehingga berpotensi memengaruhi inflasi. Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pasokan serta harga komoditas pangan agar tetap terkendali.

Mendagri juga meminta agar tarif transportasi udara tidak melonjak di masa libur panjang. Menurutnya, jika tarif tidak dikontrol, hal itu dapat memberi tekanan tambahan terhadap inflasi. Ia mencontohkan, pada Desember tahun sebelumnya inflasi dapat ditekan salah satunya karena langkah Menhub menurunkan tarif angkutan udara. “Desember lalu inflasi turun, salah satunya karena kebijakan Pak Dudy yang menurunkan tarif angkutan,” jelasnya.

Sementara itu, Menhub Dudy memaparkan kesiapan sektor transportasi menghadapi puncak mobilitas masyarakat selama Nataru. Ia menyebut penguatan pengawasan dilakukan pada layanan penyeberangan, kereta api, hingga pelayaran, terutama di wilayah yang rawan terjadi lonjakan penumpang.

Menhub juga menyoroti potensi risiko pada transportasi laut, mengingat pada periode Nataru sering terjadi kelebihan muatan penumpang. Karena itu, pemerintah memperketat pengawasan di berbagai pelabuhan. “Kami juga meminta operator kapal untuk meningkatkan aspek keselamatan, apalagi dengan potensi cuaca ekstrem,” jelasnya.

Sebagai bagian dari langkah penguatan keselamatan, Kemenhub menambah distribusi alat keselamatan seperti pelampung (life vest) serta memberikan imbauan khusus kepada operator agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca. “Ini menjadi perhatian kami. Kami menambah life vest dan terus mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas,” tegas Menhub.

#Mendagri #Menhub #Inflasi